Friday, 2 April 2010

Match Preview: Arema vs Pelita Jaya

Empat pemain pilar Arema Indonesia terancam absen saat menjamu Pelita Jaya pada lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (3/4).
Arema Indonesia
Pemain-pemain Arema saat latihan di Stadion Gajayana, terancam tak bisa turunkan komposisi terbaik saat lawan Pelita Jaya hari ini di Kanjuruhan. (foto: Adi Kusumajaya)
Keempat pemain pilar Arema yang mengalami cedera ringan adalah Ridhuan Muhamad, M. Fachrudin, Esteban Guillen, dan Pierre Njanka. Mereka mengalami cedera pada pertandingan sebelumnya lawan Persitara Jakarta Utara.
Dari empat pemain pilar yang mengalami cedera itu, dua di antaranya, yakni Pierre Njanka dan Esteban mendapatkan perawatan intensif dari dokter tim dr Albert Rudianto.
Selain keempatnya, tampak pula Noh Alam Shah dan Roman Chmelo yang kakinya harus dikompres es saat tim Arema melakoni latihan rutin di Stadion Gajayana kemarin.
Baca juga: Banyak pemain cedera, Arema tampil pincang
Namun pelatih Arema Indonesia Robert Alberts mengaku dirinya tidak khawatir dengan kondisi empat pemain pilarnya tersebut, karena cedera yang dialami mereka tergolong ringan dan kemungkinan tetap bisa diturunkan saat meladeni Pelita Jaya Karawang.

Absen? Ridhuan pada pertandingan sebelumnya lawan Persitara. (foto: Adi Kusumajaya)
“Cedera keempat pemain ini masuk kategori ringan. Mereka hanya butuh istirahat satu sampai dua hari dan kemungkinan juga bisa diturunkan dalam pertandingan melawan Pelita Jaya,” katanya menambahkan.
Lebih lanjut Robert mengatakan, anak asuhnya harus ekstra hati-hati ketika menjalani latihan dalam persiapan menghadapi Pelita Jaya, supaya tidak sampai ada yang mengalami cedera lagi.
Ia mengakui, sisa delapan pertandingan pada putaran Liga Super Indonesia 2009/10, baik kandang maupun tandang seluruhnya ibarat pertandingan final, sehingga semua kekuatan harus dikerahkan untuk meraih kemenangan sempurna tak terkecuali saat menjamu Pelita Jaya.
Head to Head Arema vs Pelita Jaya
02/12/09 — Pelita Jaya vs Arema 0-2 MENANG
24/05/09 — Pelita Jaya vs Arema 0-0 IMBANG
27/07/08 — Arema vs Pelita Jaya 0-2 KALAH
Dari catatan head to head dalam tiga pertemuan terakhir, kedua tim tercatat saling mengalahkan bila bertindak sebagai tim tamu.
Aremania tentu masih ingat bagaimana pada pertandingan perdana musim lalu (2008/09) Pelita Jaya yang dimotori Firman Utina dan bomber Cristiano Lopez membungkam Arema di kandang sendiri dengan skor 0-2.

Kalah di kandang: Arema vs Pelita Jaya musim lalu di Kanjuruhan. (foto: Adi Kusumajaya)
Namun awal musim ini Arema yang tampil kolektif dengan pemain-pemain muda dan duo Singapura-nya membuktikan kehebatannya di kandang Pelita dengan mengalahkan tuan rumah yang saat itu masih dilatih Fandi Ahmad dengan skor sama, 0-2.
Baca juga: Komentar pelatih Pelita Jaya, Jajang Nurjaman
Pelita Jaya sangat optimis menyambut laga melawan Arema karena dalam catatan statistik mereka baru saja mencatat tiga kemenangan beruntun dan terakhir menahan imbang tuan rumah Persema 2-2 meski sempat tertinggal dua gol lebih dulu.
Lima Pertandingan Terakhir Arema
09/03 — Persema Malang vs Arema 1-3 MENANG
14/03 — Persib Bandung vs Arema 1-0 KALAH
20/03 — Sriwijaya FC vs Arema 1-0 KALAH
24/03 — Arema vs Persijap Jepara 3-1 MENANG
30/03 — Arema vs Persitara 2-0 MENANG
Lima Pertandingan Terakhir Pelita Jaya
17/03 — Bontang FC vs Pelita Jaya 4-2 KALAH
20/03 — Persisam vs Pelita Jaya 0-2 MENANG
24/03 — Pelita Jaya vs PSM Makassar 3-1 MENANG
27/03 — Pelita Jaya vs Persiba Balikpapan 2-1 MENANG
31/03 — Pelita Jaya vs Persema Malang 2-2 IMBANG
Menurut Robert, Pelita Jaya di putaran dua adalah tim yang berbeda dengan tim yang pernah dikalahkan Arema 2-0 pada putaran pertama lalu, terutama saat ini Pelita Jaya sedang mengalami tren positif menyusul tiga kemenangan beruntun dan sekali imbang di kandang Persema.
“Pelita adalah tim yang tidak mudah putus asa. Arema tidak akan membuang bola sia-sia dan Pelita harus berjuang untuk mendapat bola dari pemain-pemain Arema,”
Hermawan, Arema Indonesia
Hermawan sudah pulih dan siap dimainkan lawan Pelita Jaya. (foto: Adi Kusumajaya)
Selain itu Robert mengakui penurunan performance sedang dialamu dua pemainnya, Noh Alam Shah dan M Fakhrudin. Namun kondisi itu tidak terlalu dikhawatirkannya karena kedua pemain tersebut diyakini mampu segera kembali ke permainan terbaiknya.
“Alam permainannya memang menurun, tapi dalam dua tiga pertandingan ke depan dia akan kembali ke performa terbaiknya. Sedangkan untuk Fakhrudin perlu dukungan mental bertanding karena masih kurang jam terbang,”

Skuad Arema harus berjuang maksimal untuk mengamankan posisi di puncak klasemen. (foto: Adi Kusumajaya)
Meski tetap kokoh berada di puncak klasemen, Arema Indonesia tetap harus berjuang keras untuk meraih poin dalam setiap pertandingan, supaya peluang sebagai kandidat juara Liga Super tetap terjaga hingga kompetisi berakhir.
Usai menjamu Pelita Jaya Karawang, Sabtu (3/4), Arema Indonesia sudah ditunggu jadwal pertandingan tandang menghadapi dua tim tangguh, Persiwa Wamena (11/4) dan Persipura Jayapura (24/4).
Saat ini Arema Indonesia masih tetap menempati posisi puncak klasemen dengan mengoleksi 54 poin dari 26 kali bertanding. (onn/ant/zul)
Prakiraan Susunan Pemain
Arema Indonesia:
1-Kurnia Meiga, 24-Pierre Njanka, 21-Irfan Raditya, 3-Zulkifli, 7-Beny Wahyudi, 17-Esteban Guillen Tejera, 19-Ahmad Bustomi, 5-Fakhrudin, 6-Ridhuan, 9-Roman Chmelo, 12-Alam Shah
Pelita Jaya: 21-I Made Wardhana, 5-Carlos Eduardo, 2-Supardi, 23-M Ridwan, 22-Ardan Aras, 4-Jusmadi, 8-Egi Melgiansyah, 16-Khusnul Yaqin, 17-Jajang Mulyana, 11-Esteban Gabriel Vizcarra, 29-Redouane Barkoui

Thursday, 1 April 2010

Mobil Golf Ala Sport Car Buatan Garia




Ternyata bukan cuma mobil yang didesain khusus dengan berbagai perangkat performa nomor satu, tapi golf cart atau mobil golf juga bisa dibuat dengan spesifikasi setara sport car Porsche! Enggak percaya? Bisa dilihat pada Garia Golf Car.

Dari bentuknya saja sudah terlihat lebih sporty ketimbang golf car pada umumnya. Bentuknya jauh lebih dinamis dengan pemilihan warna yang mentereng. Tapi jangan berhenti melihat tampilan exteriornya, karena ternyata dibalik proses pembuatannya ada banyak pemasok part mobil-mobil sport yang ikut mensuplai kebutuhan Garia Golf Car ini.

Garia tipe Soleil de Minuit ini memiliki atap yang terbuat dari karbon tentunya agar lebih ringan dan memang membuatnya terlihat lebih berkelas. Selain itu sasis alumuniumnya juga dibuat oleh pemasok sasis Volvo, Jaguar dan Aston Martin.

Garia juga mengadopsi fitur double-wishbone suspensi di depan yang sama dengan yang ditemukan dalam mobil sport dan terinspirasi oleh mobil Formula 1. Gearbox-nya pun dipersiapkan khusus oleh perusahaan Italia yang juga memproduksi gearbox Ducati.
Harga dasar untuk Garia dimulai dari $ 17,499 atau sekitar Rp 227 jutaan, harga ini tidak termasuk pengiriman dan pajak. Tapi Garia bisa di-upgrade seperti menambahkan built-in lemari es dan memilih warna favorit.

Dengan segala fasilitas ini, Garia begitu percaya diri untuk memamerkan mobil Golf termewah ini di Top Marques Monaco, sebuah pameran khusus sport car dan berbagai penjuru dunia pertengahan April ini.

Tuesday, 30 March 2010

HTC Hadirkan Ponsel 4G

htc_evo
Mulai merasa kecepatan koneksi 3G sudah mulai melamban? Mungkin sudah saatnya Anda beralih ke jaringan 4G. Anda juga sudah tidak perlu khawatir masalah handset yang mendukung jaringan tersebut. HTC didukung oleh Sprint, operator telekomunikasi asal Amerika Serikat, akan segera meluncurkan HTC EVO 4G, sebuah ponsel berbasiskan Android pertama yang mendukung 3G dan 4G.
HTC EVO 4G menggunakan spec yang cukup tinggi. Ponsel ini pun didukung oleh layar sentuh yang besar, yaitu sebesar 4.3 inci. HTC memakai prosesor Qualcomm Snapdragon QSD8650 1GHz untuk mendukung operating system Android dan layar besar tersebut.
HTC EVO 4G membantu Anda untuk menangkap gambar dan video dengan kualitas tinggi. Ponsel ini dilengkapi kamera 8.0 MP dengan feature autofocus dual LED Flash di bagian belakang ponsel dan kamera 1.3 MP di bagian depan ponsel. Pengguna juga dapat menampilkan gambar hasil tangkapan mereka di monitor melalui port HDMI yang ada di ponsel.
Sedang tidak ada jaringan untuk ber-Internet? Tenang saja, ponsel ini sudah dilengkapi dengan WiFI 802.11 b/g.
FM radio, bluetooth 2.1, digital compass, micro SD 8GB adalah feature-feature tambahan yang digunakan oleh HTC EVO 4GB.
Anda harus sedikit bersabar jika ingin membeli ponsel ini. HTC EVO 4G baru akan diluncurkan pertengahan tahun ini di Amerika Serikat. Biasanya dibutuhkan waktu beberapa bulan sebelum sebuah produk baru hadir di Indonesia. Selain itu, di Indonesia juga belum ada jaringan 4G. Pengguna di Indonesia belum dapat memanfaatkan kecanggihan ponsel ini sepenuhnya.

Sunday, 28 March 2010

ANDI MALLARANGENG, MENANG SEBELUM BERPERANG ?

PERDANETWORK/BIAN HARNANSA
Andi Mallarangeng memaparkan Misi dan Visi serta mendeklarasikan AM (Andi Mallarangeng) For Demokrat 1 untuk maju dalam pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat pada bulai Mei 2010 mendatang. Acara tersebut digelar di Jl Proklamasi 41, Jakarta. Minggu (28/3/2010)

JAKARTA, KOMPAS.com - Niat Andi Mallarangeng untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum Partai Demokrat, tampaknya berjalan mulus. Pada Deklarasi dan Pidato Politik, Minggu (28/3/2010), di Jakarta, Andi "pamer" dukungan. Mulai dari jajaran kader Demokrat yang duduk di Kabinet Indonesia Bersatu, hingga dukungan yang secara nyata dinyatakan anggota DPR sekaligus putra Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro.
Pertanda kemenangan sebelum masuk medan peperangan? Pernyataan dukungan diawali dari jajaran menteri KIB II, yang diwakili oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, EE Mangindaan. Dalam testimoni dukungannya, mantan Ketua Komisi II DPR itu mengatakan, Andi layak memimpin Partai Demokrat selama lima tahun ke depan.
"Kami mengapresiasi niat Pak Andi untuk berani maju. Beliau secara akademis layak, sebagai seorang Doktor. Sudah mendampingi Pak SBY selama enam tahun sehingga banyak menimba ilmu dari Pak SBY," kata Mangindaan saat membacakan pernyataan dukungan. Ia didampingi Menteri Pariwisata Jero Wacik, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hassan.
Sementara itu, mewakili anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR, Edhie Baskoro alias Ibas Yudhoyono secara meyakinkan menyampaikan dukungannya. "Saya mewakili teman-teman fraksi menilai, Pak Andi cocok memimpin Partai Demokrat," kata dia.
Apa parameternya? "Pak Andi berasal dari luar Jawa tapi pandai bahasa Jawa. Beliau juga tokoh yang populer dan punya visi misi yang jelas untuk memajukan partai," ujar dia.
Ibas menegaskan, ia bersama rekan-rekannya akan mendukung bulat Andi pada Kongres II Partai Demokrat yang akan dilangsungkan di Bandung, Jawa Barat, pada April mendatang. Unjuk kekuatan dukungan dari sejumlah elit partai dan kader-kader "penentu", tentunya membuat peta kekuatan persaingan menjadi semakin "panas".
Jika semua "dilahap" Andi, siapakah yang akan mendukung dua kandidat lainnya, Marzuki Alie dan Anas Urbaningrum? Ibas sendiri, saat ditanya tentang dukungannya kepada Andi, tak menjawab tegas. Termasuk ketika pertanyaan dilayangkan, apakah dukungannya merupakan sinyal dukungan SBY. "Semua kader kita dukung," katanya singkat.
Sumber :kompas 

Monday, 22 March 2010

Robert Tantular Gugat JK, Susno, Jaksa Agung dan DPR

 
JAKARTA. Rovert Tantular, bekas pemilik Bank Century, mengajukan gugatan perdata terkait penangkapannya sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dana nasabah. Tak tanggung-tanggung, Robert menggugat mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Mantan Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duadji, Jaksa Agung Hendarman Supandji, dan bekas Ketua Pansus Hak Angket DPR M. Idrus Marham.

Menurut T. Triyanto, kuasa hukum Robert, kliennya menggugat karena penangkapan Robert oleh polisi semata-mata atas dasar perintah dari JK yang saat itu memegang jalannya pemerintahan, menggantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang sedang lawatan ke luar negeri. "Perintah penangkapan ini telah dipublikasikan oleh seluruh media dan juga saat sidang Pansus Angket Century pada 14 dan 20 Januari 2010," katanya, Senin (22/3).

Penangkapan Robert, Triyanto bilang, juga merupakan perbuatan penyalahgunaan kekuasaan dan melawan hukum yang telah dilakukan oleh penguasa. "Ini melanggar ketentuan Pasal 8 UU No.12 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara," katanya.
Selain itu, penangkapan Robert, juga telah mencederai hak subjektif dan merupakan pelanggaran terhadap azas praduga tak bersalah.

Atas perbuatan tersebut, Robert Tantular mengaku mengalami kerugian materi sebesar Rp 500 juta dari keuntungan bisnisnya yang hilang, Rp 50 juta akibat pemblokiran aset, serta kerugian imateriil sebanyak Rp 1 triliun.
Meski begitu, Robert hanya menuntut ganti rugi Rp 1 (satu rupiah) dan pernyataan minta maaf di 6 media cetak dan 7 media elektronik selama 7 hari berturut-turut.

Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Edwin P, Situmorang selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN) belum bisa berkomentar. "Saya harus pelajari dulu," katanya. Sidang gugatan ini bakal digelar Kamis (25/3).

Thursday, 18 March 2010

MOTOR LISTRIK LIPPI



PERSOALAN transportasi yang sering dihadapi antara lain perlunya moda transportasi untuk area-area terbatas, seperti bandar udara, rumah sakit, atau kawasan wisata. Mobil atau motor konvensional dianggap tidak sesuai.
Selain ukurannya yang terlalu besar, mobil berbahan bakar premium menghasilkan gas buang sehingga dianggap tidak ramah lingkungan. Adapun motor memiliki kelemahan dari segi daya angkutnya.
Menghadapi kebutuhan ini, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui sejumlah riset yang dilakukan sejak 1995 berhasil menciptakan mobil listrik yang ramah lingkungan dan sangat sesuai daya angkutnya.
”Jantung” dari mobil listrik yang dinamai Marlip alias Marmut Listrik LIPI itu berupa sistem penggerak dengan sakelar mekanisme maju mundur (SM3) yang sudah didaftarkan patennya sejak enam tahun silam.
”Sakelar mekanisme maju mundur atau SM3 berhasil dirancang untuk menurunkan biaya sampai 10 persen, jika dibandingkan pada penggunaan beberapa solenoid yang lazim untuk sistem penggeraknya,” ujar Masrah, perancang Marlip pada Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronika LIPI di Bandung.
Mudah perawatan
Solenoid merupakan komponen sistem induksi yang bekerja ketika mendapat aliran listrik dari sistem baterai, kemudian mendorong bekerjanya sistem penggerak pada motor. Pada pengembangan terakhir Marlip, Masrah memodifikasi mobil listriknya itu dengan satu solenoid saja, sedangkan fungsi tiga solenoid lainnya digantikan dengan SM3 yang lebih irit dan sedang dipatenkan.
SM3 merupakan sistem kerja manual pada mobil listrik Marlip. Mekanisme ini, selain lebih irit, juga lebih memudahkan perawatan bagi penggunanya. Ini cocok dengan tipikal masyarakat yang memiliki daya beli rendah, dilengkapi kinerja perawatan yang rendah pula.
Produksi Marlip antara tahun 2002 dan 2006 sudah dihasilkan delapan tipe untuk keperluan khusus, bukan untuk keperluan sarana transportasi di jalan umum. Ketentuan batas kecepatan maksimum untuk keperluan khusus itu di bawah 50 kilometer per jam.
”Modifikasi Marlip lebih lanjut bisa menghasilkan mobil listrik dengan kecepatan di atas 50 kilometer per jam atau menyamai sarana transportasi umum yang digunakan sekarang. Pengembangannya akan sangat bergantung pada kemauan dan kemampuan investasi,” kata Masrah.
Investasi riset terhenti
Marlip dengan delapan tipe sekarang sudah dipasarkan untuk mobil patroli polisi, mobilisasi pasien di rumah sakit, mobil golf, dan juga untuk keperluan mobil wisata. Semuanya tanpa izin khusus dari kepolisian karena batas maksimum kecepatannya hanya 40 kilometer per jam.
Menurut Mochamad Ichwan, yang baru saja melepas jabatan struktural sebagai Kepala Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronika LIPI, Marlip yang diproduksi dengan delapan tipe itu mencapai jumlah 100 unit lebih. Di antaranya tersebar di setiap kepolisian daerah di Indonesia.
”Asal usul meriset mobil listrik Marlip ini pada tahun 1995. Ide awal yang mengemuka saat itu untuk mencapai gagasan masa depan di bidang transportasi dengan menggunakan teknologi hemat energi dan ramah lingkungan,” kata Ichwan.
Antara tahun 1995 dan 2000, hasil riset mobil listrik LIPI menghasilkan rancangan sistem penggerak. Sistem penggerak terus dimodifikasi hingga tahun 2002 didaftarkan patennya dengan salah satu klaim utama berupa SM3 dengan nama periset Masrah.
Ichwan mengakui, temuan sistem penggerak SM3 belumlah dapat disandingkan dengan teknologi mutakhir yang sudah diterapkan industri otomotif dunia yang lebih dulu mengarahkan produksi mobil masa depan ramah lingkungan. Namun, setidaknya Marlip dengan ”jantung” SM3 sebagai sistem penggerak yang lebih irit itu bisa menjadi embrio industri otomotif nasional yang bertumpu pada gagasan mobil hemat energi dan ramah lingkungan.
Untuk menuju komersialisasinya, menurut Ichwan, tidak ada jalan lain melalui pengembangan sebuah riset terus-menerus. Investasi riset pada tahap awal memang menjadi tanggungan pemerintah, hingga waktu tertentu selagi pihak swasta belum mampu melakukannya. Namun, sejak 2008 investasi riset untuk mobil listrik ini terhenti.
”Pengembangan riset sekarang diarahkan pada konversi (penggantian) atau konservasi (penghematan) bahan bakar berbagai peralatan seperti pada mesin diesel. Manfaatnya ke depan juga banyak, mengingat bahan bakar minyak makin terbatas,” kata Ichwan.
Embrio industri
Optimistis yang dibangun Ichwan, supaya Marlip menjadi embrio industri otomotif dalam negeri, memiliki banyak tantangan. Persaingan dengan industri otomotif internasional di era pasar bebas nanti sepertinya tidak memungkinkan, apalagi ketika melihat persoalan-persoalan mendasar di Indonesia, seperti pada pengurusan paten yang terlalu lama.
Menurut Masrah, tahapan paten Marlip pada 2009 untuk sosialisasi usulan klaim teknologi yang akan dipatenkannya. Selanjutnya, akan ditempuh uji substantif teknologi apa saja yang akan diklaim menjadi hak paten.
”Pada umumnya, paten bisa diperoleh dalam enam tahun,” ujar Masrah.
Lemahkan daya saing
Selain tantangan pada lambatnya pemrosesan paten, seperti dikatakan Ichwan, investasi riset mobil listrik yang terhenti sejak 2008 telah melemahkan daya saing Marlip. Padahal, dunia otomotif hemat energi dan ramah lingkungan sekarang terus berpacu.
Beberapa teknologi yang berkembang terkait dengan mobil listrik di dunia saat ini meliputi mobil listrik dengan baterai, mobil hibrida, mobil surya, dan mobil sel bahan bakar (fuel cell). Marlip tergolong mobil listrik yang tidak menempati posisi daya saing tinggi karena mekanisme pengisian listrik pada baterainya yang kurang fleksibel seperti pada mobil hibrida, mobil surya, atau mobil sel bahan bakar.
Kelebihan mobil hibrida dengan energi kinetik dari mesin yang digerakkan dengan bahan bakar minyak adalah bisa menyalurkan listrik langsung ke baterainya. Mobil sel surya dapat menyimpan listrik yang berhasil diubah dari sinar matahari. Kemudian mobil sel bahan bakar saat ini dipandang sebagai mobil masa depan yang paling diharapkan karena ramah lingkungan dan hemat energi dengan bahan bakar hidrogen.
Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI Jan Sopaheluwakan menuturkan, Jepang dengan pengembangan teknologi mobil sel bahan bakarnya sekarang sudah menargetkan pada tahun 2015 sebagai era mobil berbahan bakar hidrogen negaranya. Mobil-mobil yang diproduksi Jepang dan diekspor ke berbagai belahan dunia akan berubah menjadi mobil sel bahan bakar dengan bahan bakar hidrogen.
Terdapat dua alasan yang menjadikan hidrogen paling berpeluang untuk bahan bakar sarana transportasi ke depan, yaitu karena ramah lingkungan dengan limbah berupa air murni, dan secara alamiah hidrogen sangat banyak tersedia. Gas hidrogen dapat diperoleh dengan proses elektrolisa atau mengaliri listrik ke dalam air. Cara ini tidak akan mengganggu keseimbangan alam.
Bagi Ichwan dan Masrah, mereka memahami betul kesulitan dan tantangan untuk menjadikan Marlip sebagai embrio industri di dalam negeri. Namun, mereka menandaskan, Marlip hanyalah pijakan awal untuk menuju berbagai modifikasi teknologi berikutnya, termasuk menjadikannya sebagai mobil berbahan bakar hidrogen.
Sesuatu yang sekarang jarang diingat dalam sebuah pengembangan industri adalah mendapatkan pijakan awal atau landasannya yang kuat. Dalam hal ini, Marlip menjadi suatu contoh landasan pengembangan teknologi transportasi masa depan yang hemat energi dan ramah lingkungan.

BERITA TERKAIT :
Panser dan Mobil Listrik Made In Jogja

Friday, 12 March 2010

Honda 3R-C Concept - An Electric Trike Untuk penghuni Urban


Honda3RCconceptSide.jpg Engineers and designers at Honda are no different than those at other auto companies - always thinking of what might be next. Insinyur dan desainer di Honda tidak berbeda dari orang-orang di perusahaan mobil lain - selalu memikirkan apa yang mungkin selanjutnya.
One difference is that sometimes Honda let's em loose to actually build a concept even though it isn't likely to ever become a production model. Satu perbedaan adalah bahwa kadang-kadang em Honda mari kita lepas untuk benar-benar membangun sebuah konsep meskipun itu tidak akan pernah menjadi model produksi.
After all, it could trigger a groundswell of demand and really become the next big thing - or pieces of it could be used in a real production vehicle. Lagi pula, itu bisa memicu ledakan permintaan dan benar-benar menjadi hal besar berikutnya - atau potongan-potongan itu dapat digunakan dalam kendaraan produksi nyata. Who knows? Siapa yang tahu?
That's the thinking behind the Honda 3R-C, a battery-electric three-wheeler that looks like a closed-cabin mini-car when parked but opens up into a full-faired trike when in motion. Itulah pemikiran di balik Honda 3R-C, baterai-listrik beroda tiga yang mirip kabin tertutup mini mobil ketika parkir tapi membuka ke trike faired penuh ketika bergerak.
The plastic canopy that covers the seat and controls to keep weather and other people out when the 3R-C is parked opens to become a windscreen when it is rolling. Kanopi plastik yang menutupi kursi dan kontrol untuk menjaga cuaca dan orang lain keluar ketika 3R-C diparkir terbuka untuk menjadi kaca depan mobil ketika menggelinding.
There's a lockable storage area up front, and though hard to see in the photos Honda has provided, a set of doors and other body panels and a high-sided safety seat that all help protect the driver in a crash. Ada tempat penyimpanan dikunci di depan, dan sekalipun sulit untuk melihat dalam foto Honda telah disediakan, satu set pintu dan tubuh lainnya panel dan bersisi tinggi kursi keselamatan bahwa semua membantu melindungi pengemudi dalam suatu kecelakaan.
Honda3RCconceptRear.jpg The electric motor and batteries are mounted low in the chassis for increased stability. Motor listrik dan baterai yang dipasang rendah di chassis untuk meningkatkan stabilitas.
Honda plans to show the 3R-C at the 2010 Geneva Auto Show next week. Honda berencana untuk menampilkan 3R-C di Geneva Auto Show 2010 minggu depan.
It was designed at Honda's R&D studio in Milan to explore the idea of single-occupant urban transport and comes just after Nissan showed a two-seat, four-wheeled, fully enclosed urban EV, the LandGlider concep t, at the 2009 Tokyo Auto Show. Ini dirancang di Honda R & D studio di Milan untuk mengeksplorasi ide-penghuni tunggal angkutan perkotaan dan datang tepat setelah Nissan menunjukkan dua kursi, roda empat, EV perkotaan tertutup sepenuhnya, yang LandGlider concep t, pada 2009 Tokyo Auto Show .
Both are potential answers to the question of how automakers can continuing to provide personal transport in increasingly crowded, pollution-threatened cities. Keduanya potensial jawaban atas pertanyaan tentang bagaimana mobil dapat terus memberikan transportasi pribadi yang semakin padat, polusi-terancam kota.

Sumber: http://translate.googleusercontent.com/translate_c?hl=id&langpair=en|id&u=http://blogs.edmunds.com/greencaradvisor/2010/02/honda-3r-c-concept---an-electric-trike-for-the-urban-dweller.html&rurl=translate.google.co.id&usg=ALkJrhh0OxUC8LPa0Rz7TLBO_-hQCRNAVw 

Thursday, 11 March 2010

Toyota demo counters claim of electronic acceleration glitch


Embattled Japanese auto giant Toyota launched a broad counter-attack on Monday aimed at refuting research that suggests electronics may be at the heart of runaway acceleration problems that have led the automaker to recall more than 6 million vehicles. Next....

Lenovo says business will focus on mobile Internet


BEIJING -- Lenovo Group expects wireless Internet products to account for up to 80 percent of its sales within five years as it pursues expansion in faster-growing emerging markets, CEO Yang Yuanqing said Friday. Next

New round of foreclosures threatens housing market

The housing market is facing swelling ranks of homeowners who are seriously delinquent but have yet to lose their homes, and this is threatening a new wave of foreclosures that could hit just as the real estate market has begun to stabilize.
next....

Tuesday, 9 March 2010

Kabar Dulmatin Tewas Simpang Siur, Muncul Nama Yahya Ibrahim

]
Jakarta - Identitas tersangka teroris yang tewas dalam penggerebekan ruko Multiplus di Pamulang masih simpang siur. Ada yang menduganya Dulmatin. Namun informasi lain menyebutkan, tersangka yang tewas tersebut atas nama 'Yahya Ibrahim'.

"Tersangka yang tewas atas nama Yahya Ibrahim," ujar sumber detikcom di kepolisian, Selasa (9/3/2010).

Namun sumber tersebut enggan menjelaskan secara detil siapa Yahya Ibrahim. Termasuk soal kemungkinan apakah Yahya Ibrahim terkait dengan kelompok teroris Aceh atau tidak.

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 Mabes Polri menggerebek ruko Multiplus di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam peristiwa itu, seorang tersangka terorisme tewas melalui baku tembak dengan polisi.

Seorang saksi mata menceritakan terdengar baku tembak antara polisi dengan sejumlah orang yang berada di dalam ruko. Tak lama kemudian, sejumlah orang tampak ditangkap dan dibawa oleh polisi.

Sekitar pukul 12.30 WIB, Selasa (9/3/2010), ada sejumlah petugas medis yang masuk ke dalam ruko. Mereka membawa keranda mayat. Sedangkan satu ambulans tampak stand by di depan ruko. "Katanya ada satu orang tewas," kata salah seorang warga.

Ruko Multiplus berlantai dua ini berada di pinggir jalan raya Siliwangi, berdekatan dengan Pamulang Square. Ruko Multiplus ini digunakan tempat bisnis wartel, warnet, pengiriman barang, dan fotokopi. (djo/nrl)